Pemprov Jakarta Akan Membongkar Tiang Monorel Rabu Depan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya akan memulai pembongkaran tiang monorel mangkrak yang sudah bertahun-tahun mengganggu estetika dan lalu lintas ibu kota. Gubernur Pramono Anung memastikan proses ini dimulai pada pekan depan, tepatnya Rabu di minggu ketiga Januari 2026. Tiang-tiang beton itu, warisan proyek monorel yang terhenti sejak 2000-an, akan dibongkar langsung oleh Pemprov karena pihak terkait tidak menindaklanjuti ultimatum sebelumnya. Langkah ini jadi bagian dari upaya besar menata ulang kawasan seperti Jalan HR Rasuna Said dan Senayan. REVIEW WISATA
Latar Belakang Proyek Mangkrak: Pemprov Jakarta Akan Membongkar Tiang Monorel Rabu Depan
Proyek monorel Jakarta digagas sejak awal 2000-an, dengan tiang pancang pertama bahkan diresmikan oleh presiden saat itu. Namun, karena masalah pendanaan dan perizinan, proyek terhenti sekitar 2007-2008, menyisakan puluhan tiang beton di ruas jalan utama seperti Rasuna Said, Kuningan, dan Asia Afrika Senayan. Tiang-tiang ini selama bertahun-tahun jadi simbol proyek gagal, mengganggu pandangan, keselamatan pejalan kaki, dan kelancaran lalu lintas.
Pemprov sudah beri tenggat satu bulan kepada pemilik aset sejak November 2025, tapi tidak ada tindakan. Akhirnya, Dinas Bina Marga ambil alih sepenuhnya. Persoalan hukum sudah clear setelah koordinasi dengan kejaksaan, sehingga eksekusi bisa jalan lancar. Targetnya, semua tiang rampung dibongkar sepanjang 2026.
Rencana Pelaksanaan Pembongkaran: Pemprov Jakarta Akan Membongkar Tiang Monorel Rabu Depan
Pembongkaran dimulai Rabu depan, tanpa penutupan jalan total agar tidak tambah macet di kawasan padat. Proses dilakukan malam hari untuk hindari jam sibuk, terutama pulang kantor. Dinas Bina Marga koordinasi ketat dengan Dishub dan polisi untuk rekayasa lalu lintas sementara.
Material besi dari tiang akan didaur ulang untuk proyek infrastruktur lain. Setelah bersih, lahan bekas tiang dipakai pelebaran jalan dan bangun pedestrian lebih lebar. Kajian Dishub bilang penataan ini bisa kurangi kemacetan hingga 18 persen di koridor Rasuna Said. Anggaran dari APBD, meski detail biaya belum diumumkan.
Manfaat dan Harapan Masyarakat
Warga sekitar sudah lama keluhkan tiang-tiang itu karena bikin sempit trotoar dan rawan kecelakaan. Pembongkaran ini diharap bikin Jakarta lebih rapi, aman, dan nyaman. Kawasan bisnis seperti Kuningan bakal lebih menarik, plus dukung mobilitas pejalan kaki dan pengendara.
Ini juga jadi komitmen Pemprov tuntaskan proyek mangkrak warisan gubernur sebelumnya. Setelah Rasuna Said, tiang di Senayan ikut dibongkar bertahap.
Kesimpulan
Pemprov Jakarta siap bongkar tiang monorel mangkrak mulai Rabu depan, langkah tegas yang ditunggu-tunggu masyarakat. Dari proyek gagal jadi peluang tata kota lebih baik, proses ini tunjukkan keseriusan pemerintah rapikan ibu kota tanpa ganggu aktivitas harian. Dengan koordinasi matang dan tanpa tutup jalan, harapannya lalu lintas tetap lancar sambil wajah Jakarta semakin modern. Akhir dari “monumen mangkrak” ini bisa jadi awal penataan lebih luas di tahun 2026.