Rocky Gerung Sedang Diperiksa Usai Kasus Ijazah Jokowi. Rocky Gerung, akademisi dan komentator politik yang sering jadi sorotan, baru saja menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 27 Januari 2026. Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo, di mana Rocky dipanggil sebagai saksi ahli untuk mendukung kubu Roy Suryo dan rekan-rekannya. Meski kasus ini sudah bergulir sejak beberapa tahun lalu, perkembangan terbaru ini kembali memanaskan perdebatan publik. Rocky tampil tenang setelah pemeriksaan, bahkan sempat bercanda soal hidangan yang ia terima: pisang goreng dan empat gelas kopi. Namun, di balik itu, ia menegaskan bahwa riset ijazah Jokowi bukanlah tindak pidana. Situasi ini menambah dinamika politik nasional, terutama menjelang agenda besar tahun ini. MAKNA LAGU
Latar Belakang Kasus Ijazah Jokowi: Rocky Gerung Sedang Diperiksa Usai Kasus Ijazah Jokowi
Kasus ini bermula dari tudingan bahwa ijazah sarjana Joko Widodo dari salah satu universitas negeri mengandung ketidaksesuaian. Roy Suryo, mantan menteri, bersama Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia, menjadi terlapor setelah mempublikasikan analisis yang dianggap memfitnah. Laporan polisi diajukan oleh pihak yang merasa dirugikan, dan proses hukum berlanjut hingga hari ini. Rocky Gerung terlibat karena sering mengkritik pemerintahan, termasuk isu ini, melalui komentar-komentar tajamnya di media sosial dan diskusi publik.
Menurut Rocky, pemeriksaan ini sebenarnya tentang kebebasan berpendapat dan riset akademis. Ia menekankan bahwa membahas dokumen publik seperti ijazah presiden adalah bagian dari transparansi demokrasi, bukan fitnah. Kasus ini sudah beberapa kali bergulir di pengadilan, dengan bukti-bukti yang diperdebatkan, termasuk analisis forensik digital. Namun, hingga kini, proses masih berfokus pada pemeriksaan saksi ahli untuk memperkuat argumen masing-masing pihak. Rocky bilang ia datang bukan untuk memberatkan atau meringankan, melainkan memberikan perspektif netral berdasarkan logika dan fakta.
Proses Pemeriksaan Rocky Gerung di Polda Metro Jaya: Rocky Gerung Sedang Diperiksa Usai Kasus Ijazah Jokowi
Pemeriksaan berlangsung selama beberapa jam di Polda Metro Jaya. Rocky tiba pagi hari dan langsung diperiksa oleh penyidik. Ia diminta menjelaskan pandangannya soal ijazah Jokowi, termasuk analisis yang pernah ia sampaikan di forum publik. Rocky mengaku diperlakukan dengan baik, bahkan sempat disuguhi camilan sederhana yang membuatnya bercanda di depan media setelah keluar. “Saya dapat pisang goreng dan empat gelas kopi, cukup untuk diskusi panjang,” katanya sambil tersenyum.
Dalam pemeriksaan, Rocky menegaskan bahwa tuduhan fitnah tidak berdasar karena pembahasan ijazah bersifat riset terbuka. Ia mempertanyakan di mana letak pidananya jika hanya membahas dokumen yang seharusnya transparan. Penyidik tampak fokus pada pernyataan-pernyataan Rocky yang mendukung kubu Roy Suryo, termasuk apakah itu bisa dikategorikan sebagai bukti meringankan. Setelah selesai, Rocky langsung meninggalkan gedung tanpa banyak komentar, tapi ia menekankan bahwa proses hukum seperti ini harus menjunjung tinggi kebebasan berpendapat. Pemeriksaan ini jadi bagian dari rangkaian saksi ahli yang diajukan kubu terlapor untuk membela diri.
Dampak dan Respons Publik terhadap Kasus Ini
Kasus ini kembali memicu diskusi hangat di masyarakat. Banyak yang mendukung Rocky karena melihatnya sebagai pembela kebebasan ekspresi, sementara pihak lain menganggap tudingan ijazah palsu sebagai upaya delegitimasi presiden. Media sosial ramai dengan tagar terkait, di mana netizen membagi pendapat antara yang pro dan kontra. Beberapa aktivis hak asasi manusia menilai pemeriksaan ini sebagai bentuk pembungkaman kritik, sementara pemerintah menegaskan bahwa hukum berlaku sama untuk semua.
Bagi Dewa United—tim basket yang sebenarnya tidak terkait—ini jadi pengingat bahwa isu politik bisa memengaruhi opini publik secara luas. Rocky sendiri tetap aktif di media, sering membahas isu serupa tanpa gentar. Dampak hukumnya masih menunggu putusan pengadilan, tapi perkembangan ini bisa memengaruhi citra politik nasional menjelang pemilu mendatang. Beberapa pengamat menilai kasus ini sebagai tes bagi independensi lembaga penegak hukum dalam menangani isu sensitif.
Kesimpulan
Pemeriksaan Rocky Gerung di Polda Metro Jaya terkait kasus ijazah Jokowi menjadi momen penting yang kembali menghangatkan perdebatan publik. Rocky tetap teguh dengan pandangannya bahwa riset transparan bukan pidana, dan proses ini dilihatnya sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Latar belakang kasus yang melibatkan Roy Suryo cs menunjukkan kompleksitas isu ini, sementara respons masyarakat terbelah antara dukungan kebebasan berpendapat dan perlindungan terhadap fitnah. Dampaknya bisa memengaruhi arena politik lebih luas, terutama dalam konteks transparansi pejabat publik. Yang pasti, Rocky Gerung tetap jadi figur yang tak mudah dibungkam, dan kasus ini masih akan terus berkembang. Untuk sekarang, pemeriksaan ini jadi pengingat bahwa kritik politik selalu punya risiko, tapi juga hak yang harus dijaga.