Badai Musim Dingin AS Ancam 40 Juta Orang

badai-musim-dingin-as-ancam-40-juta-orang

Badai Musim Dingin AS Ancam 40 Juta Orang. Badai musim dingin besar melanda wilayah tengah dan timur Amerika Serikat mulai 20 Januari 2026, mengancam sekitar 40 juta orang dengan salju lebat, es, dan angin kencang. Sistem badai ini—disebut “bomb cyclone” oleh meteorolog—berasal dari Arktik dan membawa suhu ekstrem hingga minus 30°C di beberapa negara bagian, disertai curah salju 30–60 cm dalam 24–48 jam. National Weather Service (NWS) keluarkan peringatan badai salju, badai es, dan angin topan di 18 negara bagian, termasuk Midwest, Great Lakes, Northeast, dan Appalachia. Dampaknya sudah terasa: ribuan penerbangan dibatalkan, jalan tol ditutup, dan listrik padam bagi ratusan ribu rumah tangga. Ini jadi salah satu badai musim dingin terparah sejak 2022, dan ancaman terus berlanjut hingga akhir pekan. MAKNA LAGU

Penyebab dan Pola Cuaca Ekstrem di AS; Badai Musim Dingin AS Ancam 40 Juta Orang

Badai ini terbentuk dari pertemuan massa udara Arktik dingin dengan udara lembap dari Teluk Meksiko, menciptakan tekanan rendah yang menguat sangat cepat—proses “bombogenesis” yang bikin badai meledak dalam intensitas. Suhu di Chicago turun ke minus 28°C, Detroit minus 25°C, dan New York City minus 18°C dengan wind chill minus 30°C. Curah salju tertinggi diprediksi di wilayah Great Lakes dan Northeast: Buffalo, New York, hingga 50–70 cm; Cleveland dan Pittsburgh 30–45 cm; sementara Boston dan Philadelphia 20–35 cm. Angin kencang 80–110 km/jam ikut menyertai, bikin whiteout conditions di mana visibilitas nol dan salju beterbangan horizontal. Di wilayah selatan seperti Tennessee dan Kentucky, badai es jadi ancaman utama—lapisan es hingga 2–5 cm bisa robohkan pohon dan kabel listrik. BMKG AS (NWS) peringatkan risiko hipotermia, serangan jantung karena membersihkan salju, dan kecelakaan lalu lintas karena jalan licin.

Dampak terhadap Masyarakat dan Infrastruktur AS: Badai Musim Dingin AS Ancam 40 Juta Orang

Hingga 23 Januari pagi, lebih dari 3.500 penerbangan dibatalkan di bandara Chicago O’Hare, Detroit, dan New York LaGuardia. Jalan tol utama seperti I-90, I-80, dan I-95 ditutup di beberapa segmen, menyebabkan ribuan pengemudi terjebak berjam-jam. Di Chicago, salju setinggi 45 cm tutup jalan sekunder dan bikin lalu lintas lumpuh. Di Buffalo, badai salju “lake-effect” bikin visibilitas nol dan salju menumpuk cepat. Listrik padam bagi lebih dari 500.000 rumah tangga di Midwest dan Northeast—terutama karena pohon roboh dan kabel putus akibat es. Rumah sakit di Cleveland dan Pittsburgh laporkan lonjakan pasien karena kecelakaan dan hipotermia. Sekolah dan kantor tutup di 12 negara bagian, sementara gubernur Michigan, Ohio, dan New York nyatakan keadaan darurat. Ribuan warga mengungsi ke shelter, dan supermarket kehabisan stok makanan serta bahan bakar pemanas. NWS prediksi badai berlanjut hingga 25 Januari, dengan risiko banjir es di wilayah selatan setelah suhu naik.

Respons Pemerintah dan Rekomendasi

Gubernur di wilayah terdampak sudah aktifkan National Guard untuk evakuasi dan distribusi bantuan. FEMA siapkan stok makanan, generator, dan selimut untuk shelter. Presiden Trump perintahkan bantuan federal cepat dan janji dukungan penuh bagi negara bagian yang nyatakan darurat. Bandara besar seperti O’Hare dan JFK operasi terbatas, dengan maskapai beri rebooking gratis. Rekomendasi NWS: warga tetap di dalam rumah jika memungkinkan, hindari mengemudi kecuali darurat, dan siapkan tas darurat berisi makanan, air, obat, dan selimut. Nelayan dan pekerja luar ruangan diminta tunda aktivitas hingga angin reda. Petugas pemadam kebakaran dan polisi tingkatkan patroli untuk tangani kecelakaan dan kebakaran akibat pemanas ruangan. Prediksi cuaca menunjukkan suhu mulai naik akhir pekan, tapi risiko banjir es dan longsor salju tetap tinggi.

Kesimpulan

Badai musim dingin AS yang ancam 40 juta orang ini jadi pengingat betapa ganasnya cuaca ekstrem di musim dingin. Dari salju lebat hingga badai es, dampaknya sudah terasa berat: ribuan terjebak, listrik padam, dan risiko keselamatan tinggi. Respons pemerintah dan masyarakat cepat, tapi kunci utama tetap kewaspadaan pribadi. Semoga badai ini cepat berlalu dan wilayah terdampak pulih tanpa korban tambahan. Di tengah perubahan iklim yang makin ekstrem, badai seperti ini mungkin tak lagi langka—siap-siap dan tetap aman, terutama buat yang punya keluarga di AS timur. Semangat buat semua yang lagi berjuang lawan cuaca ganas ini!

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *